Pedagang Cermin Tewas Di Tengah Kerusuhan Demo, Istri Minta Polisi Usut Tuntas

JAKARTA – Duka menyelimuti keluarga Bambang Setiawan (60), seorang pedagang cermin di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, yang meninggal dunia setelah diduga menjadi korban pengeroyokan di tengah kericuhan usai demonstrasi 27 Agustus. Keluarga berharap aparat kepolisian segera mengusut tuntas pelaku dan memberikan keadilan bagi korban.  


Menurut keterangan sang istri, Sudarsih, Bambang sempat menutup lapak dagangannya karena situasi di sekitar lokasi mulai dipenuhi massa. Setelah itu, ia mengantar seorang tetangga ke Rumah Sakit Pelni sebelum kembali ke rumah. Saat kondisi terlihat mulai mereda, Bambang keluar rumah untuk melihat situasi. Namun tak lama kemudian, ia diduga dikeroyok oleh sekelompok orang tak dikenal di dekat kediamannya.  


Sudarsih mengaku sempat mencari suaminya hingga dini hari karena tak kunjung pulang. Harapannya pupus setelah menerima kabar dari Rumah Sakit Polri yang menyatakan Bambang telah meninggal dunia. Dari rekaman video yang diterimanya, korban diduga mengalami pemukulan menggunakan benda seperti bambu sebelum akhirnya tergeletak di lokasi kejadian.  


Keluarga kini mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus tersebut dan menangkap seluruh pelaku yang terlibat. Mereka menegaskan Bambang bukan peserta aksi demonstrasi, melainkan warga yang sehari-hari mencari nafkah sebagai pedagang cermin. Hingga kini, proses penyelidikan masih berlangsung dan aparat belum mengumumkan identitas maupun jumlah pelaku yang diduga terlibat dalam pengeroyokan tersebut.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama